BAUBAU, HELIONEWS – Pos TNI AL (Posal) Baubau menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kelestarian ekosistem maritim dengan memimpin aksi Gerakan Bersih Laut dan Pantai di kawasan Pantai Kamali, Kota Baubau, Kamis (5/2/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan bersama prajurit KRI Terapang-648 yang tengah sandar di Baubau. Sejumlah armada laut dikerahkan untuk membersihkan sampah di wilayah perairan pesisir hingga perbatasan darat dan laut yang sulit dijangkau.
Dalam aksi tersebut, Posal Baubau menurunkan satu unit perahu karet (rubber boat) serta dua unit speedboat andalan, yakni Watanda Bulawa dan Hiu. Sementara itu, KRI Terapang-648 turut mendukung dengan dua unit perahu karet. Pengerahan armada ini difokuskan untuk menjaring sampah apung di permukaan laut yang berpotensi mengganggu aktivitas pelayaran nelayan serta merusak keindahan kawasan wisata Pantai Kamali.
Aksi bersih laut dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari penyisiran laut (sea sweep) menggunakan speedboat untuk menjangkau area yang lebih jauh dari garis pantai, hingga evakuasi sampah di wilayah pesisir dan perairan dangkal dengan perahu karet.

Selain itu, personel TNI AL juga memberikan edukasi kepada masyarakat pesisir mengenai bahaya sampah plastik dan sampah organik, seperti rumput laut, terhadap sistem pendingin dan baling-baling mesin kapal motor tempel.
“Posal Baubau tidak hanya fokus pada aspek keamanan laut, tetapi juga pada kelestarian lingkungan. Pengerahan armada Watanda Bulawa dan Hiu hari ini menjadi bukti bahwa alutsista kami siap mendukung kegiatan sosial dan lingkungan bagi masyarakat Baubau,” ujar Kapten Marinir Catur Suryo M, S.Sos selaku Danposal Baubau disela kegiatan.
Kehadiran armada laut Posal Baubau dinilai sangat penting, khususnya bagi nelayan setempat. Selain membersihkan limbah plastik sekali pakai, kegiatan ini juga menyasar sisa-sisa rumput laut yang bersifat berserat dan lengket. Jenis sampah tersebut berisiko merusak seal poros baling-baling, memicu korosi, serta menyumbat jalur pendingin mesin kapal apabila tersedot ke dalam sistem mesin.
Asisten Logistik Guskamla II, Letkol Laut (T) Deki Satria, on board di KRI Terapang-648 yang memimpin kegiatan karya bakti tersebut, memberikan apresiasi atas inisiatif dan dukungan Posal Baubau.Menurutnya, kehadiran unsur KRI di daerah tidak hanya bertujuan menjaga kedaulatan wilayah laut, tetapi juga memperkuat peran sosial TNI AL bagi masyarakat pesisir.
“Dengan dukungan pangkalan Posal Baubau, misi sosial dan kepedulian lingkungan terhadap masyarakat pesisir dapat dilaksanakan secara lebih maksimal,” ujar Letkol Laut (T) Deki Satria.
Melalui kegiatan ini, TNI AL berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan laut terus meningkat, sehingga ekosistem pesisir tetap terjaga dan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya nelayan, dapat berlangsung dengan aman dan berkelanjutan.
Diketahui personil yang terlibat dalam aksi tersebut tersebut yakni Personel KRI Terapang 35 anggota, Posal Baubau 15 anggota, Kodim 1413/Buton 10 anggota, Koramil 01/Wolio 10 anggota, KSOP Klas II Baubau 5 angota, Pelajar Saka Bahari Posal Baubau 20 anggota.
Penulis: Prasetio
