Bupati Adios Tegaskan Komitmen Majukan Batu Atas, Targetkan Listrik 24 Jam Tahun 2026

HELIONEWS, Batauga — Bupati Buton Selatan, H. Muhammad Adios, menegaskan komitmennya untuk terus memajukan Pulau Batu Atas. Dalam kunjungannya di Kecamatan Batu Atas, Kamis (6/11/2025), Adios menyampaikan sejumlah capaian pembangunan sekaligus menargetkan peningkatan layanan listrik menjadi 24 jam pada tahun 2026.

“Semua yang hadir sudah lihat kondisi Batu Atas. Mari kita sama-sama memajukan daerah ini. Mudah-mudahan tahun 2026 ada perubahan dibandingkan dengan tahun sekarang,” ujar Adios dalam sambutannya.

Menurut Bupati, sejumlah kemajuan telah dirasakan masyarakat setempat, salah satunya peningkatan layanan listrik dari sebelumnya hanya enam jam menjadi dua belas jam per hari. “Alhamdulillah, janji politik kami kemarin sudah mulai terwujud. Sekarang listrik sudah 12 jam, dan dampaknya langsung terasa bagi warga. Harga es balok turun dari Rp4.000 menjadi Rp2.000 karena warga bisa memproduksi sendiri,” jelasnya.

Ia menambahkan, dengan tambahan durasi listrik tersebut, aktivitas ekonomi dan pendidikan di malam hari kini dapat berjalan lebih baik. “Anak-anak bisa belajar tenang, pelaku usaha bisa bekerja malam hari tanpa beban biaya genset,” tambahnya.

Adios pun meminta doa dan dukungan masyarakat agar layanan listrik di Batu Atas dapat meningkat menjadi 24 jam penuh pada tahun 2026. “Kami akan terus berjuang agar listrik tidak hanya menyala siang, tapi juga malam hari. Tahun 2025 masih 12 jam, insyaallah 2026 sudah 24 jam,” tegasnya disambut tepuk tangan warga.

Selain membahas persoalan energi, Bupati Adios juga menyinggung rencana pembangunan Perkampungan Nelayan Merah Putih di wilayah tersebut dengan nilai proyek mencapai Rp22 miliar. Menurutnya, proyek ini akan terealisasi jika masyarakat mendukung dengan keikhlasan dan tidak terjadi sengketa lahan. “Kalau tanahnya dihibahkan untuk kepentingan bersama, insyaallah Perkampungan Nelayan Merah Putih akan dibangun di Batu Atas,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Adios turut menyoroti persoalan stunting yang masih tinggi di wilayah Buton Selatan, khususnya di Pulau Batu Atas. Ia meminta para tenaga kesehatan dan bidan untuk terus bekerja sama menekan angka stunting, serta membuka peluang kerja sama dengan investor untuk membangun fasilitas penyulingan air laut menjadi air tawar.

“Kendala utama di sini adalah air tawar. Tapi jangan bosan melayani masyarakat. Kita akan cari solusi agar fasilitas penyulingan yang dulu pernah dibangun bisa difungsikan kembali,” katanya.

Tak hanya sektor kesehatan, Bupati juga memberikan apresiasi kepada para guru di Batu Atas yang terus berjuang meningkatkan kualitas pendidikan. Ia berpesan agar para tenaga pendidik tetap fokus mengajar dengan tulus tanpa terpengaruh isu mutasi. “Guru jangan bosan-bosan mengajar. Tugas kalian berat, membina yang tidak tahu menjadi tahu. Karena berkat guru, kami bisa seperti sekarang,” tuturnya.

Adios menegaskan bahwa kemajuan Pulau Batu Atas membutuhkan kerja sama semua pihak, baik pemerintah, tenaga pendidik, tenaga kesehatan, maupun masyarakat. “Kalau hanya kami di pemerintah, tidak bisa berbuat banyak. Tapi kalau kita bersama-sama, saya yakin Batu Atas akan berubah,” pungkasnya.

Editor: Kasim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

IKLAN

BERITA POPULER

Recent Comments