Krisis Anggaran Hambat Perbaikan Pelabuhan Siompu Barat Buton Selatan, Butuh Rp4 Miliar

BATAUGA, HELIONEWS – Perbaikan Pelabuhan Siompu Barat, Kabupaten Buton Selatan, yang roboh akibat diterjang gelombang pada Sabtu (21/2/2026), dipastikan belum dapat dilakukan dalam waktu dekat. Keterbatasan anggaran daerah menjadi kendala utama pembangunan ulang fasilitas vital tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Buton Selatan, Insanu, mengatakan kondisi pelabuhan yang rusak parah mengharuskan dilakukan pembongkaran total sebelum dibangun kembali. Estimasi anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp3 hingga Rp4 miliar.

“Kalau bangunan laut sudah seperti itu, harus dibongkar total dan dibangun ulang. Anggaran yang dibutuhkan sekitar tiga sampai empat miliar rupiah,” ujar Insanu saat ditemui di kantornya, Rabu (25/2/2026).

Menurutnya, beban anggaran sebesar itu sulit dipenuhi melalui APBD Buton Selatan mengingat kondisi keuangan daerah yang terbatas. Sementara itu, aktivitas masyarakat, khususnya mobilitas penumpang dan distribusi barang, dipastikan terganggu akibat robohnya pelabuhan tersebut.

“Memang aktivitas masyarakat akan terdampak. Tapi pembangunan pelabuhan ini bukan ratusan juta, melainkan miliaran rupiah. Kita juga memahami kondisi fiskal daerah saat ini,” tambahnya.

Upaya Ajukan Bantuan ke Pemerintah Pusat

Dishub Buton Selatan berupaya mendorong dukungan anggaran dari pemerintah pusat. Insanu mengungkapkan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Balai terkait di Kendari untuk membahas kemungkinan dukungan pembangunan.

“Kami hari ini ke Kendari untuk pertemuan dengan Balai membahas perkembangan pembangunan Pelabuhan Feri Batu Atas. Sekalian kami akan mendorong usulan perbaikan Pelabuhan Siompu Barat,” jelasnya.

Setelah koordinasi tersebut, Dishub berencana turun langsung ke lokasi untuk melakukan identifikasi teknis sebagai dasar penyusunan proposal bantuan anggaran.

Pelabuhan Vital bagi Masyarakat

Pelabuhan Siompu Barat merupakan salah satu infrastruktur penting bagi masyarakat kepulauan, terutama dalam menunjang aktivitas ekonomi dan transportasi laut. Sebelum roboh, kondisi pelabuhan dilaporkan telah mengalami kerusakan parah akibat faktor usia bangunan dan intensitas bongkar muat barang yang tinggi.

Pemerintah daerah berharap dukungan anggaran dari pusat dapat segera terealisasi agar aktivitas masyarakat kembali normal dan roda perekonomian di wilayah Siompu Barat tidak terganggu dalam jangka panjang.

Penulis: Febri

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

IKLAN

BERITA POPULER

Recent Comments