BATAUGA, HELIONEWS – Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan survei kelayakan lokasi untuk pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di beberapa tempat yang ada di Kabupaten Buton Selatan.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat sektor kelautan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir yang ada diwilayah tersebut
Tim teknis dari KKP bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Buton Selatan melakukan peninjauan lapangan pada sejumlah titik strategis. Pada Senin (13/4/2026), proses verifikasi difokuskan di dua titik, yakni Desa Gaya Baru di Kecamatan Lapandewa dan Desa Bahari II di Kecamatan Sampolawa.
Plt Kepala DKP Buton Selatan, Nafiruddin, menyebutkan bahwa pemerintah daerah telah mengusulkan lima lokasi berbeda untuk program strategis nasional ini. Lokasi tersebut tersebar di lima kecamatan, mulai dari daratan hingga wilayah kepulauan.
Kelima desa yang masuk dalam daftar usulan adalah Desa Gaya Baru (Lapandewa), Desa Bahari II (Sampolawa), Desa Batuatas Timur (Batuatas), Desa Lamaninggara (Siompu Barat), serta Desa Kaofe (Kadatua).
Agenda survei akan diteruskan secara maraton menuju dua titik terakhir di kepulauan.
“Setelah Gaya Baru dan Bahari II, survei berlanjut ke Desa Batuatas Timur,,” Selasa (14/4/2026).
“Tim dijadwalkan menuju Desa Lamaninggara di Siompu Barat, kemudian mengakhiri rangkaian survei di Desa Kaofe, Kecamatan Kadatua,” tambahnya.
Iamenjelaskan bahwa survei ini sangat krusial untuk memotret kesiapan wilayah dari berbagai sudut pandang. Aspek yang dinilai meliputi kondisi geografis, dinamika sosial, hingga potensi riil pengembangan ekonomi berbasis perikanan di masing-masing desa.
Hasil kajian lapangan ini nantinya akan menjadi dokumen penentu bagi pemerintah pusat dalam menetapkan lokasi prioritas. Program ini sendiri bertujuan mendorong modernisasi kawasan pesisir melalui perbaikan infrastruktur, kemudahan akses modal, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia nelayan.
Pemkab Buton Selatan berharap besar agar wilayahnya kembali terpilih sebagai lokasi prioritas program nasional ini. Hal tersebut didasari oleh potensi sumber daya laut yang melimpah serta ketergantungan ekonomi masyarakat setempat yang sangat tinggi pada sektor perikanan.
Keberhasilan ini diharapkan mengulang kesuksesan tahun 2025 lalu, di mana Buton Selatan juga mendapatkan program serupa. Saat itu, Desa Gerak Makmur di Kecamatan Sampolawa terpilih menjadi lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih yang pertama di daerah tersebut. (b)
