Batauga, HELIONEWS – Pemerintah Kabupaten Buton Selatan menargetkan perencanaan pembangunan kabel bawah laut untuk Pulau Siompu segera dimulai sebelum bulan Ramadan 2026. Bupati Buton Selatan, Muhammad Adios, meminta Perusahaan Listrik Negara (PLN) memberikan perhatian khusus guna mempercepat realisasi proyek strategis tersebut.
Hal itu disampaikan Bupati Muhammad Adios saat ditemui usai menghadiri doa syukuran di SMA Negeri 2 Siompu, Selasa (10/2/2026). Ia menyebutkan, pemerintah daerah telah melakukan pertemuan awal terkait kesiapan teknis, termasuk rencana penambahan mesin pembangkit listrik.
“Kami sudah melakukan meeting. Direncanakan akan ada penambahan mesin, dan untuk pembangunan kabel bawah laut Kepulauan Siompu, perencanaan pembangunannya akan dimulai sebelum bulan Ramadan ini,” ujar Bupati Adios.
Bupati menegaskan keyakinannya bahwa pembangunan kabel bawah laut dapat terealisasi. Ia membandingkan kebutuhan anggaran proyek tersebut yang diperkirakan mencapai Rp94 miliar dengan pembangunan pasar di Kabupaten Muna yang menelan anggaran sekitar Rp100 miliar.
“Kalau daerah lain bisa membangun pasar dengan anggaran lebih besar, saya yakin kabel bawah laut ini juga bisa kita wujudkan,” katanya.
Lebih lanjut, Bupati Adios menekankan bahwa Kabupaten Buton Selatan memiliki jumlah penduduk yang cukup besar, khususnya di Kepulauan Siompu, sehingga membutuhkan perhatian serius dari pemerintah pusat dan BUMN terkait.
“Jumlah penduduk kita lebih dari 20 ribu jiwa. Kita daerah yang punya potensi, nelayan kita banyak yang merupakan penangkap ikan tuna. Aktivitas ekonomi ini sangat membutuhkan dukungan listrik yang memadai,” jelasnya.
Oleh karena itu, Bupati Buton Selatan berharap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta PLN dapat memberikan perhatian khusus agar pembangunan kabel bawah laut dapat segera direalisasikan sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat kepulauan.
“Kami berharap ada perhatian khusus dari kementerian terkait dan PLN, agar pembangunan daerah, khususnya di Kepulauan Siompu, bisa dipercepat,” pungkasnya.
Penulis: Febri
