Cegah DBD, Puskesmas Lakologou Gelar PSN 3M di Lingkungan Perumnas

HELIONEWS, BAUBAU – Dalam upaya mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Puskesmas Lakologou bersama Pemerintah Kelurahan Waruruma dan masyarakat menggelar kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui Gerakan 3M Plus di lingkungan Perumnas RW 01 RT 03, Kota Baubau, Selasa (20/1/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut arahan Dinas Kesehatan Kota Baubau, dengan fokus pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah utama pencegahan DBD.

Kepala UPTD Puskesmas Lakologou, Hasnawati, SKM., M.Si, mengatakan bahwa kegiatan PSN melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga di setiap rumah, pengurus RT dan RW, hingga aparat kelurahan.

“Bentuk pencegahan yang paling efektif adalah peningkatan kewaspadaan masyarakat. Salah satunya dengan menjaga kebersihan lingkungan rumah masing-masing, yang kemudian berdampak pada kebersihan lingkungan RT dan RW,” ujar Hasnawati saat ditemui di sela-sela kerja bakti.

Dalam kegiatan tersebut, Puskesmas Lakologou berkoordinasi dengan pihak kelurahan untuk mengimbau seluruh ketua RT dan RW agar menggerakkan warganya secara aktif melakukan kerja bakti dan penerapan 3M Plus secara berkelanjutan, bukan hanya bersifat seremonial.

Hasnawati menjelaskan, Gerakan 3M Plus meliputi menguras tempat penampungan air secara rutin minimal seminggu sekali, menutup rapat semua tempat penampungan air, serta mengubur atau mendaur ulang barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Sementara “Plus” mencakup berbagai upaya tambahan seperti menjaga kebersihan lingkungan, penggunaan obat anti nyamuk, hingga penebaran larvasida.

Selain itu, Puskesmas Lakologou juga merencanakan penerapan program satu rumah satu jumantik, yakni penunjukan satu anggota keluarga sebagai Juru Pemantau Jentik di rumah masing-masing.

“Di setiap rumah akan ada satu anggota keluarga yang bertanggung jawab memantau jentik nyamuk. Jika ditemukan jentik, segera dilaporkan ke RT atau langsung ke puskesmas agar petugas bisa turun memberikan abate,” jelasnya.

Program ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus mempercepat penanganan jika ditemukan potensi penyebaran DBD.

Untuk diketahui, berdasarkan data Puskesmas Lakologou, pada tahun sebelumnya masih ditemukan kasus DBD di wilayah kerjanya. Di Kelurahan Waruruma tercatat empat kasus, sementara di wilayah Lakologou terdapat satu kasus.

Melalui kegiatan PSN 3M Plus yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat, Puskesmas Lakologou berharap angka kasus DBD dapat ditekan dan lingkungan tetap bersih serta sehat. (c)

Penulis: Prasetio

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

IKLAN

BERITA POPULER

Recent Comments