BATAUGA, HELIONEWS – Pemerintah Kabupaten Buton Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) resmi memulai pekerjaan peningkatan jalan poros Siompu–Siompu Barat pada Senin (20/7/2026). Proyek yang menjadi salah satu prioritas pembangunan infrastruktur daerah tersebut ditargetkan rampung dalam waktu 120 hari kalender.
Meski demikian, pelaksanaan proyek mengalami keterlambatan dari jadwal awal. Semula pekerjaan direncanakan dimulai pada awal Juni 2026, namun baru dapat direalisasikan pada pertengahan Juli setelah melalui sejumlah penyesuaian teknis dan administrasi.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas PU Kabupaten Buton Selatan, Iwan Mulyawan, mengatakan penundaan tersebut terjadi karena pemerintah harus melakukan perubahan desain serta memenuhi berbagai persyaratan administrasi sebelum pekerjaan dapat dilaksanakan.
“Keterlambatan pekerjaan ini disebabkan adanya penyesuaian spesifikasi. Kami sampai tiga kali melakukan perubahan desain perencanaan. Selain itu, karena ini merupakan program strategis daerah, ada sejumlah persyaratan teknis dan administrasi yang harus dipenuhi terlebih dahulu,” ujar Iwan saat ditemui, Senin (20/7/2026).
Volume Pekerjaan Berkurang
Selain mengalami penyesuaian jadwal, proyek juga mengalami pengurangan volume pekerjaan. Panjang ruas jalan yang semula direncanakan ditangani sepanjang 825 meter kini menjadi 675 meter.
Menurut Iwan, perubahan tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya harga bahan konstruksi, terutama bahan bakar minyak (BBM) dan aspal, sehingga berdampak pada kemampuan anggaran yang tersedia.
“Terjadi penyesuaian volume pekerjaan, dari semula 825 meter menjadi 675 meter. Hal ini dipengaruhi oleh kenaikan harga BBM dan aspal yang berdampak pada biaya pelaksanaan proyek,” jelasnya.
Meski demikian, Dinas PU masih berupaya mencari berbagai alternatif agar target penanganan ruas jalan dapat dimaksimalkan tanpa mengurangi kualitas pekerjaan.
“Kami terus mencari alternatif agar target awal pembangunan jalan ini bisa tercapai sesuai kemampuan anggaran yang tersedia,” tambahnya.
Pemkab Sampaikan Permohonan Maaf
Dinas PU juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas mundurnya jadwal pelaksanaan proyek yang menjadi akses utama penghubung Kecamatan Siompu dan Siompu Barat.
Pemerintah daerah memastikan pembangunan infrastruktur jalan tetap menjadi prioritas guna meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung aktivitas ekonomi di kawasan kepulauan.
Dengan dimulainya pekerjaan tersebut, masyarakat berharap kondisi jalan poros Siompu–Siompu Barat yang selama ini mengalami kerusakan dapat segera diperbaiki sehingga memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi para pengguna jalan.
Penulis: Febri
