Pengaspalan Jalan Poros Siompu-Siompu Barat Dimulai, Perbaikan Fokus Titik Terparah

HELIONEWS, BATAUGA — Pemerintah mulai merealisasikan pekerjaan pengaspalan Jalan Poros Kecamatan Siompu–Siompu Barat, Kabupaten Buton Selatan. Tahap pengaspalan mulai dikerjakan pada Sabtu (22/8/2026), setelah sebelumnya proyek tersebut mengalami keterlambatan dari jadwal awal.

Pantauan di lapangan menunjukkan pengaspalan untuk sementara difokuskan pada sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan paling parah. Penanganan belum mencakup seluruh ruas yang membutuhkan perbaikan karena adanya keterbatasan anggaran dan penyesuaian volume pekerjaan.

Pekerjaan jalan poros Siompu–Siompu Barat sebelumnya ditargetkan memiliki masa pelaksanaan 120 hari kalender. Dalam perkembangan sebelumnya, pekerjaan yang semula direncanakan mulai pada awal Juni 2026 mengalami keterlambatan akibat adanya tiga kali revisi desain dan spesifikasi, termasuk sejumlah persyaratan teknis dan administratif yang harus diselesaikan.

Selain persoalan teknis dan administrasi, volume pekerjaan juga mengalami penyesuaian. Berdasarkan informasi yang telah disampaikan sebelumnya, volume penanganan jalan yang awalnya direncanakan sekitar 825 meter kemudian menjadi 675 meter. Penyesuaian tersebut dilakukan di tengah meningkatnya harga bahan bakar dan aspal yang turut memengaruhi kebutuhan biaya pekerjaan.

Pihak terkait sebelumnya menyatakan tengah mencari alternatif agar pekerjaan tetap dapat berjalan di tengah keterbatasan anggaran dan perubahan kondisi biaya pekerjaan.

Pengaspalan Fokus pada Titik Rusak

Dimulainya pengaspalan menjadi perkembangan penting bagi masyarakat Siompu dan Siompu Barat. Sebab, jalan tersebut merupakan salah satu akses utama masyarakat menuju pusat pemerintahan Kabupaten Buton Selatan di Batauga.

Kerusakan jalan sebelumnya dikeluhkan masyarakat karena mengganggu mobilitas warga dan aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan ekonomi, pendidikan, serta akses menuju fasilitas pelayanan kesehatan.

Dengan dimulainya tahap pengaspalan, masyarakat berharap pekerjaan dapat dikerjakan secara maksimal dan kualitas hasilnya mampu bertahan dalam jangka panjang.

Volume Belum Menjangkau Seluruh Ruas Rusak

Meski pengaspalan telah dimulai, pekerjaan kali ini belum sepenuhnya menyelesaikan persoalan jalan poros Siompu–Siompu Barat.

Penyesuaian volume dari sekitar 825 meter menjadi 675 meter membuat masih terdapat bagian ruas jalan yang belum tertangani. Karena itu, perbaikan secara menyeluruh masih membutuhkan dukungan anggaran pada tahap berikutnya.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena jalan poros ini memiliki fungsi strategis sebagai penghubung antarwilayah di Pulau Siompu sekaligus akses masyarakat menuju pusat Kabupaten Buton Selatan.

Target Penyelesaian Tetap Dikejar

Meskipun pelaksanaan sempat mengalami keterlambatan, pihak pelaksana tetap menargetkan pekerjaan dapat diselesaikan sesuai waktu pelaksanaan yang telah ditetapkan.

Pemerintah dan pelaksana diharapkan dapat menjaga progres pekerjaan agar tidak kembali mengalami keterlambatan, mengingat masyarakat telah lama menantikan perbaikan akses utama tersebut.

Sebelumnya, dalam pembahasan anggaran daerah tahun 2026, sektor infrastruktur jalan menjadi salah satu bagian penting dari belanja pembangunan Kabupaten Buton Selatan. Percepatan pekerjaan di ruas Siompu–Siompu Barat diharapkan dapat meningkatkan realisasi pembangunan sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Bagi warga Siompu dan Siompu Barat, dimulainya pengaspalan menjadi kabar baik setelah sebelumnya harus berhadapan dengan kondisi jalan yang rusak. Namun, masyarakat masih berharap pemerintah dapat mengalokasikan anggaran lanjutan sehingga seluruh titik kerusakan pada jalan poros tersebut dapat ditangani secara bertahap.

Penulis: Febri

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

IKLAN

BERITA POPULER

Recent Comments