BATAUGA, HELIONEWS – Pemerintah Kabupaten Buton Selatan memastikan ketersediaan pangan di wilayahnya tetap dalam kondisi aman dan terkendali. Kepastian tersebut disampaikan usai kegiatan pemeriksaan kualitas cadangan beras pemerintah di gudang Bulog Baubau, Kamis (26/3/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten II Sekretariat Daerah Buton Selatan, Meizat Amril Tamim, bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan, La Ode Muhamad Idris, serta jajaran Perum Bulog Cabang Baubau.
Dalam keterangannya, Amril menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus memastikan distribusi bantuan pangan berjalan lancar. Ia mengungkapkan, saat ini penyaluran bantuan mulai difokuskan ke wilayah kepulauan setelah sebelumnya diprioritaskan di wilayah daratan menjelang Idulfitri.
“Penyaluran sudah mulai berjalan ke wilayah kepulauan dan akan terus berlanjut sesuai jadwal,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa bantuan pangan yang disalurkan merupakan bagian dari program nasional yang diberikan secara gratis kepada masyarakat penerima manfaat. Program ini berbeda dengan skema Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dijual dengan harga terjangkau di pasaran.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Buton Selatan, La Ode Muhamad Idris, menyebutkan bahwa setiap kepala keluarga (KK) menerima bantuan untuk dua bulan, yakni Februari dan Maret 2026.
“Setiap KK mendapatkan beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa jumlah penerima manfaat tahun ini mengalami peningkatan signifikan, dari sebelumnya 6.900 KK menjadi 13.545 KK. Berdasarkan data Bulog, total penerima manfaat di wilayah Buton Selatan mencapai sekitar 27.000 orang.
Di sisi lain, Kepala Bulog Cabang Baubau, Ritno, memastikan bahwa ketersediaan stok pangan di wilayah Sulawesi Tenggara berada dalam kondisi sangat aman. Bahkan, stok yang ada diperkirakan mampu mencukupi kebutuhan dalam jangka waktu yang panjang.
“Stok aman, masyarakat tidak perlu khawatir,” tegasnya.
Selain memastikan ketersediaan, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pengecekan kualitas beras yang akan disalurkan kepada masyarakat. Bulog memastikan seluruh beras telah melalui proses seleksi sehingga layak untuk dikonsumsi.
Pemerintah daerah bersama Bulog juga terus melakukan pengawasan terhadap stabilitas harga pangan di pasaran agar tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi yang telah ditetapkan.
Dengan langkah ini, Pemkab Buton Selatan berharap distribusi bantuan pangan dapat berjalan optimal serta mampu menjaga stabilitas pasokan dan harga, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan.
Editor: Kasim
