Batauga, HELIONEWS – Pemerintah Kabupaten Buton Selatan (Busel) terus memastikan percepatan pembangunan Program Nasional Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Gerak Makmur (Lande), Kecamatan Sampolawa. Hingga pertengahan Januari 2026, progres pembangunan kawasan tersebut telah mencapai sekitar 70 persen dan ditargetkan rampung pada akhir Januari.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Buton Selatan, Muhammad Adios saat melakukan peninjauan lapangan ke lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Gerak Makmur, Selasa (13/1/2026). Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Selatan La Ode Harwanto serta sejumlah kepala OPD terkait.
Desa Gerak Makmur diketahui menjadi salah satu dari 65 titik lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di seluruh Indonesia, sekaligus satu dari lima desa di Provinsi Sulawesi Tenggara yang ditetapkan sebagai lokasi program strategis Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Bupati Adios menilai kualitas pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Gerak Makmur telah memenuhi standar nasional. Hal itu terlihat dari progres fisik serta tata kelola kawasan yang dibangun secara terpadu.
“Setelah saya melihat langsung di lapangan, kualitas pekerjaannya sangat baik dan sesuai standar nasional. Membangun kawasan seperti ini tentu tidak mudah, tetapi saya melihat pelaksananya sangat profesional. Karena itu saya optimistis hasil akhirnya akan benar-benar maksimal,” ujar Bupati.
Ia menegaskan, proyek strategis nasional tersebut harus dikerjakan dengan penuh kehati-hatian dan profesionalisme, mengingat besarnya perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih.
“Model pembangunan seperti ini luar biasa. Kita tidak boleh keliru dalam pelaksanaannya, karena nanti akan dilaporkan ke pusat. Bahkan Insya Allah, Bapak Presiden juga dijadwalkan akan meninjau langsung kawasan ini di Desa Lande,” katanya.
Berdasarkan laporan pelaksana di lapangan, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Desa Lande telah mencapai 70 persen dan ditargetkan selesai sesuai jadwal.
“Progresnya saat ini sudah sekitar 70 persen dan ditargetkan rampung pada 31 Januari 2026 sesuai dengan standar yang telah ditetapkan,” jelas Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa Kampung Nelayan Merah Putih merupakan bagian dari konsep besar pemerintah dalam memperkuat sektor kelautan dan perikanan, dengan orientasi utama pada peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan.
“Kampung Nelayan Merah Putih ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah membangun sektor kelautan dan perikanan. Masyarakat nelayan tentu sangat diuntungkan, dan ke depan akan tercipta kolaborasi antara nelayan dan para pengusaha,” ujarnya.
Menurutnya, infrastruktur yang dibangun secara berkualitas dan terintegrasi tersebut akan menjadi daya tarik tersendiri bagi investor untuk masuk dan mengembangkan potensi ekonomi pesisir di Buton Selatan.
“Kalau infrastrukturnya sudah seperti ini, maka tidak ada lagi keraguan bagi investor untuk berinvestasi. Semuanya sudah terlihat nyata dan siap dikembangkan,” pungkasnya.
Editor: Kasim
